Gelar akademik, mungkin bagi sebagian orang memiliki arti yang penting sekali. Entah itu berkaitan dengan masalah pekerjaan atau merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan teman-temannya. seputar prestasi akademiknya. Bagi kamu yang sudah memiliki gelar akademik, pernah tidak? kamu dibangga-banggain oleh keluarga atau teman-teman? Mungkin terselip di hati kamu rasa bangga dan senang juga.
Padahal mungkin gelar kamu baru satu atau dua saja. Itupun cara mendapatkannya dengan berjuang mati-matian, siang-malam mengerjakan tugas-tugas dari dosen demi mendapatkan gelar akademik yang diimpikan. Bagaimana jika ada orang yang memiliki sederet gelar akademik tidak hanya satu dua saja, bahkan hingga belasan atau mungkin puluhan. Kamu mungkin tidak bisa membayangkan, seperti apa kerja kerasnya.
Jika di Indonesia sudah ada manusia yang memiliki gelar akademik terbanyak, yakni Welin kusuma yang mengoleksi gelar akademik hingga 27 buah. Keren.. Tapi kegilaan gelar akademik yang dimilikinya, ternyata belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan gelar akademik manusia berikut ini.
Namanya adalah Professor VN Parthiban
Professor VN Parthiban ini berasal dari India. Lagi-lagi dari India nih. Beliau yang berusia lebih dari 50 tahun ini bisa dikatakan sebagai manusia yang haus sekali akan yang namanya ilmu. Ini terlihat dari caranya belajar di berbagai bidang studi hingga dia berhasil mendapatkan gelar akademik yang banyak sekali. Mau tahu berapa jumlah gelar akademiknya ? 145 Gelar WOW!
Sang professor mengakui pada awal-awal kuliah, beliau merasa kesulitan dan harus berjuang keras demi mendapatkan gelar pertamanya. Setelah berhasil meraih gelar pertamanya, beliau mendapatkan pekerjaan di sebuah pengadilan. Seiring dengan waktu yang terus berjalan, beliau mengaku enjoy dan sangat menikmati untuk mengikuti berbagai macam program studi yang berbeda.
Dalam sepanjang hidupnya, beliau selalu disibukkan untuk mengikuti berbagai ujian dan mendaftar program studi yang baru. Beliau benar-benar haus akan ilmu bukan? Beliau hidup dan tinggal bersama istrinya yang mempunyai sembilan gelar akademik. Sang istri bekerja sebagai karyawan di sebuah bank. Sedangkan Professor Parthiban sendiri menjadi dosen di sebuah universitas. Beliau hingga kini mengajar pada lebih dari seratus bidang studi yang berbeda-beda. Bagaimana cara mengatur waktunya ya?
Dari sekian banyak gelar dan program studi yang beliau ikuti, ternyata ada juga loh sesuatu yang kurang disenanginya. Apakah itu? Jawabannya adalah matematika, yah matematika. Selamat buat kamu yang senasib dengan dirinya. Selain kurang suka matematika, beliau juga lemah dalam mengingat wajah orang yang pernah bertemu dengannya. Dan beliau juga suka lupa jalan-jalan yang pernah dilaluinya. Jangan-jangan beliau juga lupa gelar apa saja yang sudah didapatkannya.
Buat kamu yang sedang sekolah atau kuliah, semakin semangat ya belajarnya. Demi meraih masa depan yang gemilang, sesuai dengan apa yang kamu cita-citakan selama ini. Semoga sukses selalu ya.